Untuk rendering warna dan efek pasca-pemrosesan, kulit PU menunjukkan kinerja yang lebih baik. Kulit PU mampu menyerap pigmen secara merata, menghasilkan warna yang kaya dan penuh setelah proses pencelupan, serta efek cetak dan embossing-nya lebih halus. Sebagian kulit imitasi berkualitas rendah cenderung mengalami ketidakmerataan pewarnaan dan kaburnya pola dalam proses sekunder.