Atribut produk
| Atribut | Rincian |
| Bahan produk | Kulit vegan dari bubur apel |
| Kandungan Berbasis Bio | 50% (kulit vegan dari bubur apel dan biomassa) |
| Dasar / Substrat | 35% Campuran Katun-Polieste |
| Lapisan Pelindung / Pengikat | 15% Poliuretan (PU) |
| Fitur Utama | Ramah lingkungan, bebas kekejaman, berkelanjutan, tahan air |
| Aplikasi Umum | Alas kaki, tas tangan, dompet, pakaian, pelapis furnitur |
| Instruksi Perawatan | Bersihkan dengan kain lembap; jangan dicuci mesin atau diputihkan |
Biarkan setiap pilihan menjadi gema lembut bagi planet kita.

Kulit apel adalah bahan kulit berbasis hayati yang berkelanjutan
yang terbuat dari residu apel daur ulang.


Untuk membuat Kulit Apel, kami secara inovatif memanfaatkan sumber daya terbarukan tanpa batas guna meminimalkan dampak lingkungan. Dengan teknologi paten milik kami, kami menyediakan alternatif berkelanjutan untuk kulit hewan tradisional dan kulit sintetis sepenuhnya. Memecah mitos bahwa "ramah lingkungan berarti kinerja yang dikorbankan", kami terus memperluas aplikasinya ke lebih banyak industri.
Diciptakan kembali dari kelimpahan alam.

Dari Limbah Menjadi Keajaiban
Cara Pembuatan Kulit Apel
Proses yang disederhanakan dan efisien untuk mengubah sisa produk nabati menjadi bahan berkinerja tinggi.
![]() |
Langkah 1: Kumpulkan sisa apel
Sisa apel, sebuah hasil samping dari produksi minuman, dikumpulkan. |
![]() |
Langkah 2 Bersih dan Kering
Sisa apel dibersihkan, disterilisasi, dan dikeringkan secara menyeluruh. |
![]() |
Langkah 3 Nanoteknologi
Sisa apel yang telah kering diubah menjadi partikel berukuran nano. |
![]() |
Langkah 4 Peleburan dengan Poliuretan
Mengintegrasikan nanopartikel ke dalam poliuretan ramah lingkungan. |
![]() |
Langkah 5 Pelapisan pada Tekstil Dasar
Campuran tersebut dilapiskan pada bahan tekstil daur ulang yang telah disiapkan atau bahan tekstil berbasis bio. |
![]() |
Langkah 6 Penyelesaian Tekstur & Warna
Permukaan akhir diselesaikan dengan tekstur dan warna untuk daya tarik mewah. |
Perbandingan dengan Material Lain
Lebih cerdas daripada kulit tradisional
| Kulit Apel | Kulit hewan | 100% sintetis | |
| Asal Usul Materi | 🍎Sisa apel | Berbahan dasar hewan | Bahan kimia berbasis minyak bumi |
| Keberlanjutan | 🍃Tinggi | Sedang | Rendah |
| Keamanan Kimia | 🌍Tanpa bahan kimia berbahaya | Bahan kimia penyamakan / pewarna | Mengeluarkan VOCs |
| Jejak karbon | 👣 Emisi CO berkurang | Sangat tinggi | Tinggi |
| Bebas hewan / Vegan | ✅Ya (Disertifikasi PETA) | NO | Ya |
| Hipoalergenik | ✅Aman untuk kulit & lembut | ⚠️Dapat menyebabkan alergi karena bahan penyamak, protein hewani | ⚠️Dapat mengiritasi kulit |
| Penggunaan Air | 💧Minimal (Tanpa budidaya) | Sangat Tinggi | Sedang |
| Kandungan Berbasis Bio | 🌳66% (Disertifikasi USDA) | 0% | 0% |