Atribut produk
| Atribut | Rincian |
| Bahan produk | Serat Arang Bambu |
| Kandungan Berbasis Bio | 25% (serat arang bambu dan biomassa) |
| Dasar / Substrat | 35% Campuran Katun-Polieste |
| Lapisan Pelindung / Pengikat | 40% Poliuretan (PU) |
| Fitur Utama | Ramah lingkungan, bebas kekejaman, berkelanjutan, tahan air |
| Aplikasi Umum | Alas kaki, tas tangan, dompet, pakaian, pelapis furnitur |
| Instruksi Perawatan | Bersihkan dengan kain lembap; jangan dicuci mesin atau diputihkan |
Bambu, Melampaui Alam

Dari Serat Menjadi Kulit
Serat bambu yang diekstraksi dari bambu

Setiap lembar kulit vegan bambu dimulai dari serat bambu yang dipilih secara cermat. Melalui proses pembersihan, perendaman, peregangan, dan pengepresan, serat alami memperoleh ketahanan, kehalusan, dan kehangatan. Ini adalah kelahiran kembali suatu material, memungkinkan setiap daun bambu untuk terus menjaga nilainya.
Mengapa Memilih bamboo Skin?

Dari Limbah Menjadi Keajaiban
Cara Pembuatan bamboo Skin
Proses yang disederhanakan dan efisien mengubah sisa produk nabati menjadi material berkinerja tinggi
![]() |
Langkah 1: Pemilihan Sumber Bambu
Pemilihan bijak terhadap bambu alami yang ditanam secara berkelanjutan menjamin pasokan bahan baku yang murni dan dapat diperbarui. |
![]() |
Langkah 2 Ekstraksi Serat
Melalui proses berdampak rendah, bambu diubah menjadi serat bambu yang halus dan stabil. |
![]() |
Langkah 3 Bersihkan dan regangkan serat-seratnya
Serat yang diekstraksi dicuci, direndam, dan diregangkan. |
![]() |
Langkah 4 Peleburan dengan Poliuretan
Menggabungkan poliuretan dengan serat yang telah diproses khusus
|
![]() |
Langkah 5 Pelapisan pada Tekstil Dasar
Campuran tersebut dilapiskan pada bahan tekstil daur ulang yang telah disiapkan atau bahan tekstil berbasis bio.
|
![]() |
Langkah 6 Penyelesaian Tekstur & Warna
Permukaan akhir diselesaikan dengan tekstur dan warna untuk daya tarik mewah. |
Perbandingan dengan Material Lain
Lebih cerdas daripada kulit tradisional
| Kulit Bambu | Kulit hewan | 100% sintetis | |
| Asal Usul Materi | 🎍Bambu | Berbahan dasar hewan | Bahan kimia berbasis minyak bumi |
| Keberlanjutan | 🍃Tinggi | Sedang | Rendah |
| Keamanan Kimia | 🌍Tanpa bahan kimia berbahaya | Bahan kimia penyamakan / pewarna | Mengeluarkan VOCs |
| Jejak karbon | 👣 Emisi CO berkurang | Sangat tinggi | Tinggi |
| Bebas hewan / Vegan | ✅Ya (Disertifikasi PETA) | NO | Ya |
| Hipoalergenik | ✅Aman untuk kulit & lembut | ⚠️Dapat menyebabkan alergi karena bahan penyamak, protein hewani | ⚠️Dapat mengiritasi kulit |
| Penggunaan Air | 💧Minimal (Tanpa budidaya) | Sangat Tinggi | Sedang |
| Kandungan Berbasis Bio | 🌳66% (Disertifikasi USDA) | 0% | 0% |
🌿Kulit bambu menawarkan keseimbangan sempurna antara keberlanjutan,
kinerja, dan kualitas visual—tanpa dampak etis maupun lingkungan
Jadikan Material sebagai Bagian dari Merek Anda